Masjid Al Jabbar Bandung

 

Masjid Raya Al Jabbar Bandung: Mahakarya Arsitektur Ikonik dan Destinasi Wisata Religi Jawa Barat

Masjid Raya Al Jabbar, yang terletak di kawasan Gedebage, Kota Bandung, telah menjelma menjadi ikon baru Provinsi Jawa Barat. Sejak diresmikan pada akhir tahun 2022, masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga menjadi destinasi wisata religi yang megah dan memukau, menarik perhatian ribuan pengunjung dari berbagai daerah.

Arsitektur Memukau: Perpaduan Modernitas dan Kearifan Lokal

Didesain langsung oleh Mantan Gubernur Jawa Barat, Dr. (H.C.) H. Mochamad Ridwan Kamil, arsitektur Masjid Raya Al Jabbar menampilkan perpaduan yang harmonis antara gaya arsitektur Modern, Sunda, dan Utsmaniyah (Ottoman).

  • Konsep "Masjid Terapung": Salah satu daya tarik utamanya adalah konsep "masjid terapung." Masjid ini dikelilingi oleh air (danau buatan) di keempat sisinya, menciptakan ilusi visual yang menawan, terutama saat pantulan cahayanya memecah permukaan air.

  • Kubah Geometris Tanpa Penyangga: Bangunan utama berbentuk setengah bola raksasa dengan fasad yang terbuat dari ribuan panel kaca geometris, menyerupai sisik ikan atau struktur kristal. Yang lebih menakjubkan, struktur kubah ini dirancang tanpa kolom penyangga utama, memberikan kesan ruang shalat yang monumental dan megah.

  • Representasi Jawa Barat: Keunikan lain terlihat pada 27 relung di badan masjid yang dihiasi relief tembaga bermotif batik, melambangkan 27 kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat.

Fungsi dan Fasilitas Lengkap

Masjid Raya Al Jabbar dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 25 hektar dan memiliki kapasitas yang sangat besar, mampu menampung sekitar 33.000 jemaah (10.000 di area dalam dan 20.000-an di plaza luar).

Lebih dari sekadar tempat shalat, masjid ini juga berfungsi sebagai pusat edukasi dan rekreasi religi. Beberapa fasilitas penting yang tersedia meliputi:

  • Museum Sejarah Islam: Berada di lantai dasar, museum ini menyajikan informasi tentang sejarah perkembangan Islam, mulai dari zaman Rasulullah SAW, para Nabi, hingga masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara, khususnya di Jawa Barat.

  • Empat Menara: Empat menara setinggi 99 meter berdiri di setiap sudut, menambah kesan megah dan berfungsi sebagai penanda arah.

  • Taman dan Area Terbuka: Area luar masjid dilengkapi dengan taman-taman yang asri dan danau retensi yang berfungsi penting sebagai pengendali banjir sekaligus penampung air.




Lokasi Strategis di Pusat Perkembangan

Masjid Raya Al Jabbar berlokasi di Jalan Cimincrang, Gedebage, Kota Bandung. Kawasan ini sedang berkembang pesat dan strategis karena berdekatan dengan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Akses yang semakin mudah menjadikan masjid ini mudah dijangkau oleh warga Bandung dan pelancong dari luar kota.

Masjid Raya Al Jabbar bukan hanya kebanggaan bagi warga Jawa Barat, tetapi juga bukti nyata bahwa arsitektur modern dapat bersanding indah dengan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal. Jika Anda mencari destinasi wisata religi yang menawarkan keindahan, ketenangan, sekaligus edukasi, Masjid Raya Al Jabbar adalah pilihan yang wajib dikunjungi!

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama